Laporan tersebut menyebutkan bahwa pejabat pemerintah sedang berusaha untuk melacak sumber dari ancaman tersebut, yang diyakini sebagai bagian dari upaya asing untuk mengganggu proses pemilu. Ancaman bom palsu ini terdeteksi di beberapa negara bagian, termasuk Georgia, Arizona, Michigan, dan Wisconsin.
Baca juga : Palestina Ajukan Resolusi ke PBB: Serukan Akhir Pendudukan Israel dalam 12 Bulan
Berita tersebut muncul setelah FBI mengumumkan bahwa mereka sedang menyelidiki sejumlah ancaman bom terhadap tempat pemungutan suara (TPS) di beberapa negara bagian, dan sebagian besar ancaman itu tampaknya berasal dari alamat email yang terhubung dengan Rusia.
“Tidak ada ancaman yang dapat dipastikan kredibel sejauh ini,” ungkap pihak FBI dalam pernyataannya.
Sekretaris Negara Bagian Georgia, Brad Raffensperger, sebelumnya menyatakan bahwa ancaman bom tersebut ditujukan ke dua TPS di Fulton County, yang disertai dengan dugaan keterlibatan Rusia.
Baca juga : Australia Wacanakan Pelarangan Akses Media Sosial untuk Anak-anak
"Ancaman itu tidak dapat dipercaya," kata Raffensperger, menambahkan bahwa ancaman tersebut mendorong evakuasi singkat di beberapa TPS pada Selasa.
“Mereka tampaknya berniat jahat. Mereka tidak ingin kita menyelenggarakan pemilu dengan lancar, adil, dan akurat,” ujar Raffensperger kepada wartawan.
Bagikan