Rute yang terdampak meliputi penerbangan internasional menuju Kuala Lumpur dan Singapura serta rute domestik ke Jakarta, Denpasar, Surabaya, Yogyakarta, Sumbawa, dan Bima. Hingga siang ini, tercatat 30 penerbangan dari berbagai maskapai telah dibatalkan, dan beberapa penerbangan lain masih tertunda dengan kemungkinan pembatalan lanjutan.
Baca juga : Wakil Ketua Banggar DPR: Mudik 2025 Bukti Ekonomi Nasional Terkendali
“Penumpang menerima informasi pembatalan dan jadwal ulang (reschedule) melalui WhatsApp dan SMS. Bagi yang memilih pengembalian dana (refund), maskapai menyediakan pengembalian 100 persen dari harga tiket,” ujar Arif.
Para penumpang yang penerbangannya ditunda berada di ruang tunggu bandara dengan situasi yang kondusif dan mendapatkan penjelasan langsung dari pihak maskapai. Berdasarkan data harian, sekitar 6.000 penumpang terdampak akibat pembatalan penerbangan ini.
Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melarang aktivitas dalam radius tujuh kilometer dari puncak Gunung Lewotobi Laki-Laki, mengikuti rekomendasi Badan Geologi Kementerian ESDM yang meningkatkan status gunung menjadi level IV (Awas) pada 3 November 2024. Kawasan ini berpotensi terdampak lontaran material vulkanik dan banjir lahar dingin. * * *
Baca juga : MUI Harap Jokowi Ma'ruf Amin Terus Berkontribusi untuk Bangsa
Bagikan