JT – Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, meminta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) beralih ke kemasan ramah lingkungan guna mendukung upaya menjaga kebersihan kota dan mengurangi risiko banjir.
"Kita harus memastikan kemasan yang digunakan mudah terurai dan ramah lingkungan. Ini harus menjadi komitmen bersama mulai sekarang bagi pelaku UMKM," kata Ratu Dewa di Palembang, Senin (10/3).
Baca juga : Kekeringan Melanda 43 Desa di Banyumas, BPBD Salurkan 2 Juta Liter Air Bersih
Imbauan ini disampaikan menyusul banjir yang merendam sejumlah kawasan di Palembang usai hujan deras pada Sabtu (8/3) malam. Wali kota menyoroti penyumbatan saluran air akibat sampah sebagai salah satu penyebab utama genangan.
"Karena saluran air yang tersumbat akibat sampah, maka saat hujan deras menyebabkan genangan air," ujarnya.
Ia meminta pelaku UMKM untuk tidak lagi menggunakan kemasan berbahan plastik yang sulit terurai dan berpotensi mencemari lingkungan. Selain itu, warga di 18 kecamatan diimbau agar tidak membuang sampah sembarangan yang dapat menyumbat saluran air.
Baca juga : 5.000 Orang Tim Pemeriksa Hewan Kurban Diterjunkan di Jawa Barat
Sekretaris Daerah Kota Palembang, Aprizal Hasyim, menyatakan bahwa pemerintah kota tengah berupaya mengatasi beberapa titik banjir yang ada.
Salah satu langkah yang diusulkan adalah pelebaran gorong-gorong di Jalan Noerdin Panji, ruas jalan provinsi yang saat ini berukuran 1,5 x 1,5 meter, menjadi 10 x 2 meter.
Bagikan