JAKARTATERKINI.ID - Dokter spesialis dermatologi, venereologi, dan estetika, dr. Susie Rendra, memberikan penjelasan terkait penuaan dini kulit, mulai dari penyebab, gejala, hingga terapi untuk menjaga tampilan kulit agar tetap awet muda.
Baca juga : Dodol Betawi Sebaiknya Dikonsumsi Tak Lebih Dari 100 Gram Per hari
Menurutnya, walaupun penuaan kulit merupakan proses alami yang terjadi seiring bertambahnya usia, tetapi ada faktor-faktor ekstrinsik seperti paparan sinar matahari, polusi, kebiasaan merokok, konsumsi alkohol, dan gaya hidup tidak sehat yang dapat mempercepat dan memperburuk penuaan kulit.
"Faktor ekstrinsik tersebut dapat menyebabkan gejala penuaan seperti kulit keriput, berkurangnya elastisitas kulit, muncul flek hitam, kulit kering, kasar, kusam, dan tak bercahaya", ungkapnya.
dr. Susie menyebut perawatan anti-aging yang tepat dan konsisten dapat memperlambat, mencegah, atau bahkan membalikkan proses penuaan kulit.
Baca juga : Enam Kesalahan Umum yang Perlu Dihindari untuk Menjaga Kesehatan Rambut
"Bahan-bahan seperti asam hialuronat, retinol, vitamin C, peptide, alpha hidroxy acid, dan tabir surya dapat menjadi bagian dari rutinitas perawatan kulit," katanya.
Ia menjelaskan terapi anti-aging, seperti injectables (botox, filler, DNA salmon) dan terapi dengan alat khusus, termasuk collagen stimulation therapy.
Bagikan