JT - Praktisi kesehatan masyarakat, dr. Ngabila Salama, menjelaskan bahwa tidur yang cukup dapat meningkatkan kekebalan tubuh.
"Tidur dapat meningkatkan imunitas atau kekebalan tubuh untuk mencegah sakit," kata Ngabila dalam peringatan Hari Tidur sedunia setiap 15 Maret.
Baca juga : Film Mickey 17 Dijadwalkan Rilis pada April 2025
Menurutnya, tidur selama 7-9 jam sehari dapat memproduksi protein tinggi yang berperan dalam respons kekebalan tubuh.
"Tidur juga membantu pelepasan dan produksi sitokin untuk membunuh berbagai kuman penyakit dengan cepat," tambahnya.
Selain itu, tidur cukup juga meningkatkan respons sel memori imunitas atau antibodi baik alamiah maupun yang didapat dari vaksinasi.
Baca juga : Universal Resmi Umumkan Jadwal Tayang "Minions 3" pada 2027
"Tidur yang nyenyak juga dapat meningkatkan respons sistem kekebalan tubuh dengan produksi sel T dan sel darah putih yang memainkan peran penting dalam respons sistem kekebalan terhadap virus," jelas Ngabila.
Selama bulan Ramadhan, Ngabila menganjurkan masyarakat untuk tidur minimal tujuh jam dalam satu hari. Salah satu rekomendasinya adalah tidur jam 21.00-04.00 atau tidur lebih awal jam 20.00-02.00 dan tidur tambahan 1 jam setelah sahur atau Shalat Subuh. * * *
Bagikan