JT - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut pemerintah Indonesia juga mempelajari program makan siang gratis dari Jepang.
“Indonesia terbuka untuk belajar dari negara-negara yang sudah menyelenggarakan makan siang gratis atau yang saat ini sudah diubah namanya oleh presiden terpilih menjadi program makan bergizi, termasuk dari Jepang,” kata Airlangga saat ditemui dalam Nikkei Forum 29th Future of Asia, Tokyo, Jumat.
Baca juga : Civitas Akademika Unair Surabaya Serukan Tegakan Demokrasi Menjaga Republik
Menurut dia, Jepang sudah berpengalaman menerapkan program tersebut sejak akhir Perang Dunia II.
Saat ini, pemerintah tengah mempelajari dan melakukan studi banding dengan China terkait program serupa.
“Saya rasa banyak negara yang sudah menerapkan program tersebut di mana Indonesia harus belajar bagaimana cara mengimplementasikan itu, terutama oleh pemerintahan selanjutnya,” katanya.
Baca juga : KAI Ingatkan Kembali Aturan Penggunaan Colokan Listrik di Kereta Api
Program makan siang gratis digagas oleh presiden dan wakil presiden terpilih Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dan menjadi program utama yang digaungkan semasa kampanye.
Makan siang gratis yang termasuk ke dalam program anyar dan prioritas itu ditaksir memerlukan anggaran hingga Rp400 triliun
Bagikan