Baca juga : Liga Arab akan Gelar Pertemuan Mendesak untuk Akhiri Krisis Gaza
“COP29 harus meruntuhkan tembok-tembok pendanaan iklim,” kata Guterres. Ia menegaskan bahwa pendanaan iklim bukanlah amal, melainkan investasi penting untuk masa depan, dan mengingatkan bahwa “dunia harus membayar atau umat manusia akan menanggung akibatnya.”
Menurut Guterres, tahun 2024 diperkirakan menjadi tahun terpanas dalam catatan sejarah, dengan berbagai bencana alam yang diperparah oleh perubahan iklim buatan manusia yang berdampak pada masyarakat global. Ia menyoroti ketidakadilan yang ditimbulkan oleh perubahan iklim, di mana “orang kaya menyebabkan masalah, sementara orang miskin membayar harga tertinggi.”
Baca juga : Banjir di Armenia Utara, 232 Orang Dievakuasi
Guterres merujuk pada laporan Oxfam yang menemukan bahwa emisi karbon miliarder terkaya dalam satu setengah jam setara dengan emisi seumur hidup orang rata-rata.
Dia juga memaparkan bahwa meski tantangan iklim besar, kemajuan dalam investasi energi terbarukan memberikan harapan. Tahun lalu, investasi energi terbarukan seperti tenaga surya dan angin melampaui bahan bakar fosil.
Bagikan