JT - Pemimpin Greenland, sebuah wilayah konstituen Denmark, menegaskan bahwa daerah tersebut "tidak dijual" serta menolak keinginan presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump supaya AS menguasai Greenland.
"Greenland adalah milik kami. Kami tak dijual dan selamanya tak akan dijual," ucap Perdana Menteri Greenland Mute Egede kepada kantor berita Ritzau, Senin (23/12).
Baca juga : China Terapkan Tarif 125 Persen terhadap AS, Tapi Masih Buka Ruang Negosiasi
Egede menegaskan otonomi Greenland dan keterbukaan wilayah tersebut terhadap kemitraan dagang secara global.
"Hubungan internasional dan perdagangan kami tak bisa selamanya dilakukan melalui Denmark," kata dia, menambahkan.
Pernyataan Trump soal keinginannya menguasai Greenland disampaikan Minggu (22/12) saat mengumumkan calon duta besar AS untuk Denmark pada pemerintahannya mendatang.
Baca juga : Saham di Inggris berakhir positif, indeks FTSE 100 naik 0,32 persen
"Untuk tujuan Keamanan Nasional dan Kebebasan di seantero dunia, Amerika Serikat memandang memiliki dan mengendalikan Greenland sebagai kebutuhan absolut," ucap Trump ketika itu.
Pernyataan Trump kali ini mengulang apa yang sempat terjadi di masa jabat pertamanya pada 2019, kala dia mengaku sedang mempertimbangkan "membeli" Greenland, sehingga menimbulkan kehebohan.
Bagikan