JT - Pengamat politik Universitas Indonesia Cecep Hidayat mengatakan bahwa pengawasan keamanan perlu ditingkatkan untuk mengantisipasi potensi terjadinya kericuhan selama proses pelaksanaan Pilkada serentak 2024.
"Jadi, antisipasinya itu dapat dilakukan melalui beberapa langkah. Pertama, tentu saja biar tidak risau ada peningkatan pengawasan. Jadi, keamanan itu di pengawasan keamanan ditingkatkan oleh aparat polisi dan TNI di lokasi pemungutan suara," kata Cecep di Jakarta, Jumat.
Baca juga : Kapolda Jateng Harus Tegas Antara Calon Gubernur atau Irjen Kemendag
Selain itu, kata dia, sosialisasi dan pendidikan politik kepada masyarakat perlu dilakukan untuk mencegah potensi terjadinya kericuhan tersebut.
"Ya termasuk ini, yang ketiga, peningkatan koordinasi antara pihak-pihak yang terkait, penyelenggara pemilu, partai politik, masyarakat sipil," ujarnya.
Sementara itu, Cecep mengatakan bahwa teknologi informatika dapat digunakan untuk memantau dan mengelola proses pilkada serentak dengan efisien.
Baca juga : KPU Kota Bogor Jadwalkan Masa Kampanye Pilkada 2024 untuk Lima Pasangan Calon
Ia lantas mengingatkan agar mekanisme penyelesaian sengketa yang adil dan transparan untuk Pilkada serentak 2024 juga perlu diperkuat.
Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI resmi meluncurkan tahapan penyelenggaraan Pilkada Serentak 2024 di Candi Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (31/3).
Bagikan