Wakil Kapolda Metro Jaya Soroti Risiko TPPO bagi Pekerja Migran Indonesia
Jakarta, 18/7 - Wakil Kapolda Metro Jaya, Brigjen Pol Suyudi Ario Seto, menyoroti tindak pidana perdagangan orang (TPPO) sebagai bentuk kejahatan yang merusak martabat dan melanggar hak asasi manusia. Dalam seminar hukum yang diadakan oleh Bidang Hukum (Bidkum) Polda Metro Jaya, Selasa, Suyudi menyampaikan komitmen untuk memberantas TPPO dan melindungi pekerja migran Indonesia (PMI) yang merupakan penyumbang devisa terbesar kedua bagi negara. Menurut Suyudi, PMI memiliki kontribusi ekonomi yang besar, tetapi tetap berisiko menjadi korban perdagangan orang. Oleh karena itu, Polri telah diberi mandat oleh negara untuk menjadi garda terdepan dalam penanganan TPPO, dan penegakan hukum terhadap kasus ini menjadi sangat penting.Baca juga : Empat Kasus Narkoba Menonjol Terungkap di Polda Metro Jaya Februari–April 2025
Baca juga : Realiasi Belanja Daerah DKI Jakarta Tahun 2023 Capai Rp72,1 Triliun
Bagikan