JT - Toko telepon seluler (ponsel) Wahana Store membantah membuka lowongan kerja bagi pelamar kerja yang diduga menjadi korban penipuan dan penggelapan bermodus pencurian data pribadi untuk pinjaman daring (online/pinjol).
"Tidak benar kami membuka lowongan pekerjaan. Jadi, kalau dibilang lowongan kerja, itu bohong. Kalau di situ ada lowongan kerja, akan tertulis," kata pemilik Toko Wahana Store Widianto di Jakarta, Selasa.
Baca juga : Mendagri Lebih Pilih Nama Daerah Khusus Jakarta
Bantahan itu disampaikan Widianto menyusul adanya oknum karyawannya berinisial R yang diduga melakukan penipuan dan penggelapan terhadap puluhan pelamar kerja.
Salah satu karyawan toko Wahana Store bernama Arif Iskandar mengatakan bahwa toko di tempatnya bekerja tidak pernah sekali untuk membuka lowongan kerja atau menyuruh karyawannya untuk mencari karyawan baru.
"Apalagi, untuk admin serta meminta KTP dan lainnya itu tidak ada sama sekali. Kami tidak pernah menerima CV atau lamaran dari para pencari kerja," ujarnya.
Baca juga : Hari Ini: Super Junior Gelar Konser, Jak Japan Matsuri 2024 Siap Ramaikan Kota
Menurut dia, terlapor berinisial R juga sudah tidak bekerja di Toko Wahana Store setelah diketahui melakukan penipuan tersebut.
"Sejak 27 Mei 2024, R tidak bekerja lagi dan itu ada konfirmasi chat WA dengan bos saya. Sejak ada seseorang yang menanyakan itu, soal lowongan pekerja itu," ucapnya.
Bagikan